CARA MENGHILANGKAN BEKAS JERAWAT DENGAN EKSFOLIASI

225 views
banner 468x60)

Pasti kita pernah merasakan dibuat bingung dengan bagaimana cara menghilangkan jerawat dan bagaimana cara menghilangkan bekas jerawat. Yaapp  jerawat memang menjadi permasalahan kulit yang pernah dialami hampir semua orang. Tapi yang menjadi menyebalkan adalah jika jerawat meninggalkan bekas. Pasti sangat mengganggu dan merusak penampilan bahkan rasa percaya diri seseorang. 

 

Bekas jerawat terlihat sepele tapi menjadi problem banyak perempuan. Namun jerawat mampu memberikan efek buruk terhadap psikologis seseorang. Mereka yang memiliki jerawat dan bekas jerawat berlebih akan merasa minder dengan penampilannya. Selain tidak enak dipandang karena warna bekas jerawat terlalu kontras dengan warna kulit seperti merah atau coklat kehitaman, bekas jerawat juga seringkali membuat tekstur wajah jadi kasar dan tidak merata.

 

Sebenarnya ada beberapa cara menghilangkan bekas jerawat yang bisa kalian coba, baik yang alami, lewat prosedur bedah, maupun dengan obat. Namun, memilih cara menghilangkan jerawat tentu tidak mudah. Kalian harus mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan kalian.

 

Tapi ada salah satu cara yang perlu kalian coba, tidak perlu mahal-mahal seperti pergi ke klinik, yakni rutin melakukan eksfoliasi. Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel kulit mati pada permukaan wajah. Agar kulit dapat beregenerasi, tentu sel-sel kulit mati serta kotoran yang ada pada permukaan kulit perlu diangkat terlebih dahulu. Proses eksfoliasi akan mengangkat sel-sel kulit mati dan mempercepat proses regenerasi kulit, sekaligus membantu memperbaiki tekstur kulit yang mungkin terasa kasar karena bekas jerawat.

 

Pada dasarnya, tubuh kita dapat melakukan proses ini secara alami setiap 28–30 hari, akan tetapi semakin bertambahnya usia proses ini akan melambat sehingga membutuhkan waktu lebih lama. Nah, agar kulit mati tidak menumpuk, maka diperlukan eksfoliasi tambahan, mulai dari facial,  scrubbing, ataupun chemical peeling.

 

Mungkin cara menghilangkan bekas jerawat yang satu ini sering kalian lakukan. Namun apa kamu memilih produk perawatan yang tepat? sebetulnya banyak sekali jenis eksfoliator yang tersedia di store kecantikan dengan kualitas yang baik. Tapi kembali lagi, karena setiap orang punya jenis kulit dan sensitifitas yang beda, maka pemilihan produk harus disesuaikan. 

Jenis-Jenis Eksfoliator

Mungkin banyak dari kamu yang belum terlalu aware tentang jenis-jenis exfoliator. Pada dasarnya, exfoliator terbagi menjadi dua jenis  yaitu physical dan chemical exfoliator. 

1. Physical exfoliator ( Eksfoliasi fisik)

eksfoliasi dengan menggunakan produk face scrub yang menggunakan butiran halus yang disebut scrub untuk mengangkat lapisan kulit mati. Jenis eksfoliator ini membuang sel kulit mati pada permukaan wajah kita dengan cara manual atau digosok. Jenis face scrub sendiri ada yang berbentuk scrub biasa dan ada yang berbentuk cair ( peeling spray)

 

Eksfoliator jenis ini tidak disarankan untuk kulit berjerawat, karena teksturnya yang kasar dan terhitung lumayan besar, akan sangat beresiko jika menyentuh jerawat kalian. Reaksi yang bisa ditimbulkan bisa berupa iritasi dan malah jerawat makin meradang. 

 

Tapi semakin kesini semakin banyak inovasi produk eksfoliator yang bisa digunakan untuk semua jenis kulit termasuk kulit berjerawat. Contohnya  peeling spray. Peeling Spray menjadi pilihan physical exfoliator terbaik yang bisa kamu coba. Apalagi untuk kamu yang memiliki tipe kulit sensitif atau berjerawat. 

 

Karena tekstur peeling spray cair, jadi sangat ringan dan tidak meninggalkan rasa sakit saat digosokkan di kulit muka. Nilai plus lainya adalah peeling spray tidak memiliki butiran scrub yang bisa melukai jerawat dan tidak menyumbat pori. Ada salah satu peeling spray yang lagi hype banget karena punya kemampuan buat mudarin bekas jerawat dan flek hitam loh. Bisa kalian lihat di sini. (link ke artikel 3 rekomendasi peeling wajah)

 

2. Chemical exfoliator (Eksfoliasi kimia)

Eksfoliasi kimia adalah metode eksfoliasi yang menggunakan asam sebagai unsur yang berfungsi membantu membersihkan pori-pori dan meregenerasi kulit. Tanpa ada bahan-bahan yang dapat menyebabkan inflamasi seperti microbead atau scrub yang kasar, eksfoliasi kimia justru dapat menghilangkan pengendapan kotoran hingga ke lapisan dalam. Chemical exfoliator biasanya berupa toner, serum, atau lotion yang bertekstur cair. 

 

Bahan-bahan yang biasanya termasuk ke dalam eksfoliator kimia antara lain glycolic acid, lactic acid, hingga yang paling terkenal dapat membantu proses penyembuhan jerawat yaitu salicylic acid. 

 

Eksfoliasi kimia dianggap lebih aman karena tidak akan merusak lapisan dan tekstur kulit, dan juga terbukti lebih efektif karena bisa menembus ke dalam kulit. Produk chemical exfoliator juga bekerja lebih maksimal dalam memperbaiki tekstur kulit, mengeluarkan semua pengendapan sebum di pori-pori, meratakan warna kulit dan juga memudarkan bekas jerawat. 

 

Apapun jenis eksfoliasi yang kamu pilih, tidak boleh dilakukan setiap hari karena bisa membahayakan lapisan kulitmu. Agar kulit tetap dalam kondisi yang baik, maka kamu perlu menggunakan hydrating toner setelah melakukan eksfoliasi. Hydrating Toner akan membantu menenangkan dan melembabkan kulitmu.

banner 468x60)

#bekasjerawat #skincare #bodycare #cerahalami #skincare #bodycareterbaik #penghilangjerawat #penghilangflekhitam

Penulis: 
    author

    Posting Terkait

    banner 468x60)

    Tinggalkan pesan